Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Live Positiv

Happiness Wants You :D

Beberapa tahun belakangan ini media sosial lagi marak-maraknya di kalangan anak muda. Dulu diawali dari friendster, jejaring ini sempat sangat booming dan fenomenal... yah siapa si yang ga unya firnsdeter? disitu kita bisa bertemu dengan teman lama yg notabene uda lost contact, trus bisa memposting foto dan kegiatan sehari-hari (kayak semacam status di fb) iya gak c? heee..heee... dan yang paling seru juga comment-comment an gituuu... oh iya PDKT juga bisa loh lewat friendster loh,,,hiihiihiii Anyway...sejalan dengan perkembangan orang pun mengenal dan familiar dengan facebook. Disini menyediakan fitur yang lebih lengkap. Dengan settingan dan layout yang lebih catchy perlahan-lahanun orang beralih ke fb. Kenapa judulnya Hapiness Wants You ya? ini  aku dapet dari inspirational flasshcard yang didapet di facebook. Well banyak hal-hal yang bisa didapet sebenernya dengan media social ini. Tergantung darimana cara kita memandang dan menggunakan. Ada yang skeptis memandang FB "Status...

Harga diri

Beberapa hari yang lalu saya sempat membaca buku psikologi populer yang membahas pentingnya berfikir positif. Dalam buku itu dikatakan bahwa penghargaan terhadap diri sendiri kadang kala menjadi penyebab utama kesengsaraan atau kebahagiaan seseorang.Sebab, penghargaan terhadap diri sendiri berhubungan dengan perasan : apakah ia menerima dan menghargai diri sendiri atau tidak. Pakar Psiko-analitik dan terapis penghargaan diri , Dr Nathan Brandon mengatakan bahwa penghargaan terhadap diri sendiri yang lemah adalah faktor utama dibalik masalah kecanduan dan sebagaian besar perilaku negatif. Perasaan kurang menghargai diri sendiri lahir karena beberapa sebab, di antaranya kurangnya kasih sayang dari orang2 di sekitarnya. Dan parahnya orang yang sudah merasa tidak dicintai, maka ia akan kehilangan keseimbangan mental. Weeeewww.... :( dan selanjutnya orang tersebut akan mencari sesuatu yang laian sebagai bentuk pengganti cinta yang hilang itu. Sangat mungkin ia akan memilih berbagai pe...

Keluar dari Zona aman

Terkadang kita terlalu membuat sederatan alasan untuk tidak melakukan ini, tidak melakukan itu. Padahal jika kita ingin menjadi pribadi yang berkembang, kita perlu banyak belajar, mencoba hal baru, mengambil resiko, mencoba, mencoba, dan mencoba. Jika kita mempunyai tujuan, mau tak mau tujuan tersebut memperluas zona aman kita.  Mendorong diri kita melewati zona nyaman normal adalah cara yang paling tepat untuk berkembang. "Tidak perlu menjadi hebat untuk bertindak, tapi kita harus bertindak untuk menjadi hebat" ketika saya di bangku SMA dulu saya sangat pemalu. Enggan rasanya untuk angkat tangan mencoba menjawab pertanyaan dari guru. Saya pikir dengan hanya duduk, mendengarkan, maka saya akan aman-aman saja, karena jika jawabn saya salah saya tidak akan mendapat cemoohan dari teman, atau menjadi bahan tertawaan. Hmm posisi yang cukup aman bukan, cukup diam saja. Tapi dilain pihak saya ingin berbicara, saya ingin berpendapat. Saya selalu kagum dengan mereka yan...